Hadis-hadis tentang akhir zaman III


1. Umat Rasulullah SAW menjadi 73 golongan
Dari Abu Hurairah r.a.. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. telah bersabda, ‘ Kaum Yahudi telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) golongan atau tujuh puluh dua (72) golongan, kaum Nasrani telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga (73) golongan.”

2. Datangnya zaman tak berhati nurani
Dari Hudzdaifah r.a. Ia berkata bahawasanya Rasulullah saww. bersabda, ‘Kelak akan kalian temukan suatu zaman, dimana pada zaman tersebut tiada sesuatu-pun yang lebih sulit dari pada tiga perkara, yaitu uang dirham yang halal, atau saudara yang setia, atau sunnah yang diamalkan.” ( HR. Thabrani).

3. Datangnya zaman tak berhati nurani
Dari Abu Hurairah r.a. Nabi Muhammad saww. bersabda, ‘Akan datang kepada manusia suatu zaman, di zaman tersebut seseorang tidak memperdulikan lagi harta yang di perolehnya, apakah dari hasil yang halal ataukah dari hasil yang haram.” (HR. Bukhari).

4. Mandat di tangan orang yang bukan ahlinya, dan banyaknya orang yang menyia-nyiakan amanat
Dari Abu Hurairah r.a. Ia berkata, ‘Ketika Rasulullah saww. sedang menyampaikan ceramahnya di hadapan suatu kaum pada salah satu majelis, datanglah seseorang dari perkampungan arab. Orang itu berkata, ‘Kapankah kiamat itu?’ Rasullullah saaw. terus bersabda, lalu sebagian kaum berkata, ‘Beliau mendengar apa yang dikatakan olehnya, namun beliau benci terhadap apa yang dikatakan itu.’ Dan sebagian dari mereka berkata, ‘Namun beliau tidak mendengarnya.’ Setelah beliau selesai berbicara, maka beliau bersabda, ‘Di manakah gerangan yang orang yang bertanya tentang kiamat ?’ Seseorang menyahut, ‘Saya, ya Rasulullah.’ Beliau bersabda, ’Apabila amanat itu di sia-siakan, maka nantikanlah kiamat.’ Si penanya bertanya kembali, ‘Bagaimana menyia-nyiakan amanat itu?’ Beliau bersabda, ‘Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada selain ahlinya, maka nantikanlah kiamat.’ (HR. Bukhari)

5. Tampaknya kehancuran (hari kiamat)
Dari Anas bin Malik r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww bersabda,’ Sesungguhnya, sebagian dari tanda-tanda kiamat adalah terangakatnya (hilangnya) ilmu, tetapnya kebodohan, diminumnya khamar, tampaknya perzinaan, banyaknya wanita, dan sedikitnya laki-laki sampai lima puluh wanita berbanding satu laki-laki.” (HR. Bukhari).

6. Tanda-tanda kehancuran suatu agama
Dari Ibnu Abbas r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. bersabda,’Bencana agama ada tiga. Yaitu ahli fiqh yang durhaka, imam yang zhalim, dan mujtahid yang bodoh (tidak mengerti masalah agama).” (HR. Dailami).

7. Zaman yang penuh fitnah
“Kelak akan terjadi banyak fitnah. Pada zaman tersebut, banyak yang duduk lebih baik dari pada orang yang berdiri, dan orang yang berdiri lebih baik dari pada orang yang berjalan, serta orang yang berjalan lebih baik dari pada orang yang berlari.” (HR. Bukhari dan Muslim).

8. Datangnya masa yang penuh dengan penguasa zalim
Dari Abi Salalah r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. bersabda, ‘Kelak akan ada para imam yang menguasai rezeki kalian. Mereka bebicara kepada kalian tetapi berdusta, Mereka bekerja tetapi mencaci maki pekerjaan itu. Mereka selalu merasa tidak puas sebelum kalian menganggap baik perbuatan buruk mereka dan membenarkan kedustaan mereka. Maka, berikanlah kepada mereka perkara yang haq selagi mereka rela dengan perkara yang haq itu. Siapa saja yang terbunuh demi mempertahankan perkara yang haq, maka ia mati syahid.” (HR. Thabrani).

9. Munculnya kekacauan dan maraknya pembunuhan
Dari Abu Hurairah r.a. Ia berkata bahwa Rasulullah saww. bersabda,‘Kiamat itu tidak terjadi sampai ilmu dicabut, banyak hura-hura, waktu terasa berdekatan (terasa pendek), munculnya fitnah-fitnah, banyaknya kekacauan yaitu pembunuhan, sehingga banyaknya harta benda padamu, maka harta benda tersebut menjadi berlimpah ruah.’ (HR. Bukhari ).

10. Persaingan ekonomi (bisnis) yang dahsyat
‘Sesungguhnya, diantara (tanda-tanda) menjelang (datangnya) kiamat adalah ucapan salam hormat kepada orang tertentu, gila bisnis, memutuskan hubungan kekeluargaan, persaksian palsu, penyembunyian persaksian yang hak, dan terangkatnya pena (tulisan).’

11. Penghormatan hanya untuk orang dikenal
‘Sesungguhnya, diantara tanda-tanda kiamat adalah apabila salam penghormatan itu hanya (diucapkan) kepada sahabat atau orang yang dikenalnya.’ Dalam riwayat yang lain, ‘Ucapan salam seorang lelaki kepada lelaki (lain) tidak dijawab salamnya, kecuali kepada orang yang sudah dikenal atau sahabat.’

12. Banyaknya orang-orang yang benci Islam, kemudian mendapatkan hidayah-Nya
‘Kalian akan menjumpai manusia bagaikan benda-benda logam, yaitu orang-orang yang terpilih di zaman jahiliah, terpilih juga di zaman Islam (apabila mereka masuk Islam). Dan, kalian akan menjumpai sebaik-baik manusia, yaitu orang yang paling benci terhadap Islam (sebelum mereka masuk Islam), setelah masuk islam. Dan, kalian akan menjumpai seburuk-buruk manusia kelak di hari kiamat di sisi Allah, yaitu orang-orang bermuka dua, dan kepada golongan yang lainnya dengan muka yang lain.’ (HR. Bukhari dan Muslim).

13. Kaum muslim meremehkan masjid
‘Sesungguhnya, termasuk tanda-tanda kiamat ketika seorang lelaki melewati (masuk) masjid, namun tidak melaksanakan shalat dua rakaat didalamnya.’ (HR. Ibnu Khuzaimah).

14. Agama tak lebih bernilai dibandingkan harta
Dari Ibnu Umar r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. bersabda, ‘Sepeninggalku, umatku benar-benar akan diselimuti oleh banyak fitnah yang seakan-akan (seperti) gelapnya malam (dari saking banyaknya). Di zaman itu, seseorang dalam keadaan mukmin di pagi hari, kemudian di sore harinya menjadi kafir. Banyak kaum yang menjual agamanya dengan harta duniawi yang sedikit.’ (HR. Hakim).

15. Perang yang tak terhindarkan
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash r.a. Ia berkata bahwasanya Nabi saww. bersabda, ‘Aku meminta tiga perkara kepada Tuhan, tapi dia memberiku hanya dua perkara dan yang satu perkara lagi tidak dikabulkan. Aku meminta kepada Tuhanku hendaknya Dia tidak membinasakan umatku dengan paceklik, maka dia memenuhi permintaanku itu. Aku meminta kepada-Nya untuk tidak membinasakan umatku dengan tenggelam (banjir), maka dia memenuhi permintaanku. Aku meminta kepada-Nya hendaknya dia tidak menjadikan peperangan diantara sesama mereka, namun dia menolak permintaanku itu.’ (HR. Bukhari dan Muslim).

16. Orang menjadi terlena ketika dekat dengan penguasa dan memiliki banyak harta (lupa diri)
Dari Ubaid bin Umair r.a. Ia berkata bahwasanya Nabi saww. bersabda, ‘Tidaklah seseorang semakin dekat kepada penguasa melainkan ia semakin jauh dari Allah swt., dan tidak sekali-kali ia makin bertambah pengikutnya melainkan semakin bertambah pula setannya, serta tidak sekali-kali ia semakin bertambah hartanya melainkan bertambah ketat pula perhitungan (hisab) nya.’ (HR. Ahmad).

17. Munculnya manusia yang menyerupai dajjal
‘Sesungguhnya, Dajjal akan keluar dan ia membawa air dan api. Adapun yang dilihat manusia sebagai air, sebenarnya adalah api yang dapat membakar. Sedangkan yang dilihat manusia sebagai api, sebenarnya adalah air tawar yang sejuk. Karena itu, barang siapa diantara kalian sempat bertemu dengannya, maka hendaklah ia memilih yang terlihat sebagai api, sebab sesungguhnya itu adalah air sejuk yang tawar lagi baik.’ (HR. Bukhari).

18. Munculnya orang mukmin yang tidak lebih mulia dari hewan
Dari Anas r.a. Ia berkata bahwa Rasulullah saww. bersabda, ‘Kelak akan datang suatu zaman atas manusia, disaat itu ada orang mukmin lebih hina dari pada kambingnya.’ (HR. Ibnu Asakir).

19. Pernyataan Rasulullah saww. mengenai umatnya
‘Sebaik-baiknya manusia adalah generasiku (para sahabat radhiyallahu’anhu), kemudian orang-orang sesudah mereka (para tabiin), lalu orang-orang sesudah mereka lagi (tabiit tabiin). Setelah itu, datanglah kaum-kaum yang kesaksian seseorang diantara mereka mendahului sumpahnya, dan sumpahnya mendahului kesaksiannya.’ (HR. Syaikhan).

20. Tiada waktu tanpa dosa
‘Kelak di akhir zaman akan terdapat pasukan-pasukan, mereka di waktu pagi-pagi hari benar telah berada dalam kemurkaan Allah dan di sore hari dalam kemurkaan Allah pula. Karena itu, hati-hatilah, janganlah engkau menjadi teman dekat mereka.” (HR. Thabrani).

21. Kedatangan ulama buruk
Dari Anas r.a. Bahwasanya Rasulullah saww bersabda, ‘Celakalah umatku disebabkan ulama yang buruk.’ (HR. Al-Hakim).

22. Lenyapnya pengetahuan agama dan pengamalannya
‘Celakalah orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang agama, dan celaka pulalah orang yang mengetahui tetapi tidak mengamalkannya.’ (HR. Abu Nu’aim).

23. Kelebihan dapat menentramkan hidup seseorang
Dari Imran r.a. Ia berkata bahwasanya Nabi saww. bersabda, ‘Setiap manusia dimudahkan menurut bakatnya masing-masing.’ (HR. Bukhari dan Muslim).

24. Suatu masa yang dipenuhi oleh orang-orang yang sibuk dengan urusan orang lain
Dari Abu Hurairah r.a. Nabi saww. bersabda, ‘Seseorang di antara kalian melihat kotoran yang terdapat pada mata saudaranya, tetapi ia lupa akan kotoran yang terdapat pada matanya sendiri.” (HR. Abu Nu’aim).

25. Perbuatan suatu kaum yang tidak sesuai dengan perkataanya
Dari Abu Said al-Khudry dan Anas bin Malik r.a. Rasulullah saww. bersabda, ‘Akan terjadi di tengah umatku perselisihan dan perpecahan; yaitu kaum yang mereka itu indah dalam berbicara dan buruk dalam beramal. Mereka membaca al-Qur’an, tidak melewati kerongkongannya, mereka keluar dari Islam seperti keluarnya panah dari busurnya, tidak lagi kembali ke tempat semula. Mereka adalah sejahat-jahat makhluk. Berbahagialah siapa yang memerangi mereka atau yang diperangi. Kaum tersebut menyeru pada kitab Allah swt., padahal mereka sama sekali bukan bagian darinya. Barang siapa yang memerangi mereka, maka Allah swt. berhak menolongnya memerangi (kaum tersebut). Para sahabat bertanya, ‘Saww, apa tanda-tanda mereka?’ Rasulullah saww. menjawab, ‘Kepalanya botak.’ (HR. Abu Dawud dan Ahmad).

26. Datangnya suatu kaum yang mengada-ngada dalam urusan agama (bid’ah)
Dari Abu Hurairah r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. bersabda: ‘Akan muncul di akhir umat ini, manusia-manusia yang menyampaikan pada kalian sesuatu yang kalian serta bapak-bapak kalian belum pernah mendengarnya (sesuatu yang baru dalam perkara Islam). karena itu, berhati-hati dan hindarilah mereka.’ (HR. Bukhari dan Muslim).

27. Munculnya manusia yang lebih cinta dunia dan panjang angan-angan
Dari Abu Hurairah r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. bersabda, ‘Hati orang tua senantiasa muda dalam dua perkara: cinta dunia dan panjang angan-angan.’ (HR. Bukhari).

28. Datangnya kaum yang lebih jahat dari kaum sebelumnya
Dari Anas bin Malik r.a. Ia berkata bahwasanya Rasulullah saww. bersabda, ‘Tidaklah datang suatu zaman pada kalian, kecuali orang-orang pada zaman tersebut lebih jahat dari orang-orang yang ada pada zaman sebelum kalian.’

29. Hilangnya rasa malu kepada Allah swt.
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Ia berkata bahwa Rasulullah saww. bersabda, ‘Malulah kalian dengan sebenar-benar malu.’ Kami berkata, ’Ya Rasulullah, kami punya malu. Alhamdulillah.’ Rasulullah sawb. bersabda, “Bukan itu, akan tetapi malu kepada Allah swt. dengan sebenar-benarnya malu. Yaitu kamu pelihara kepalamu dan apa yang menjadi isinya; kamu pelihara perutmu dan apa yang di dalamnya; ingatlah olehmu kematian dan kemusnahan; dan barang siapa yang menginginkan akhirat, maka ia tinggalkan perhiasan dunia. dan, barang siapa yang melakukan itu, maka ia sungguh telah malu kepada Allah swt. dengan sebenar-benarnya malu.’ (HR. Tirmidzi).

30. Dunia tidak akan terlepas dari ujian dan cobaan
Dari Abi ‘Abdi Robb r.a. Rasulullah saww. bersabda, ‘Tidak tersisa dari dunia ini kecuali cobaan dan ujian.’ (HR.Ibnu Hibban).

31. Dua perkara yang ditakuti banyak orang
Dari Mahmud bin Labid r.a. Ia berkata bahwasanya Nabi Muhammad saww. telah bersabda, ‘Dua perkara yang sangat dibenci manusia: kematian, padahal ia lebih baik bagi mukmin dari pada ujian, dan sedikitnya harta, padahal ia menyebabkan sedikit hisab.’ (HR. Ahmad).

32. Tanda-tanda munculnya kesemrawutan umat
Dari Hudzaifah bin al-Yaman r.a. berkata, ‘Orang-orang bertanya kepada Rasulullah saww. tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya tentang kejahatan, karena takut hal itu menimpaku.’ Maka aku katakan, ‘Wahai Rasulullah saww. sesungguhnya dulu kita berada dalam kejahiliahan (kebodohan) dan kejahatan. Lalu, Allah swt. mendatangkan pada kami kebaikan kebaikan (Islam) ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan datang kejahatan?’ Beliau menjawab, ‘Ya.’ Aku bertanya lagi, ‘Apakah setelah kejahatan itu akan muncul lagi kebaikan?’ Beliau menjawab, ‘Ya, tetapi di dalamnya terdapat noda.’ Aku bertanya lagi, ‘Noda apakah itu?’ Beliau menjawab, ‘Yaitu suatu kaum yang berpedoman bukan dengan pedomanku. Kamu tahu dari mereka dan kamu ingkari.’ Aku bertanya lagi, ‘Lalu, apakah setelah kebaikan itu akan muncul lagi kejahatan?’ Beliau menjawab, ‘Ya, yaitu para da’i (penyeru) kepada pintu-pintu jahannam. maka, barang siapa yang memenuhi panggilan mereka, niscaya mereka akan dicampak-kan ke dalam neraka jahannam itu.’ Aku bertanya lagi, ‘Wahai Rasulullah saww, gambarkanlah kepada kami tentang mereka.’ Lalu, beliau menjawab, ‘Mereka adalah dari kalangan kita. Berkata dengan bahasa kita.’ Aku bertanya, ‘Apa yang engkau perintahkan padaku jika hal itu menimpaku?’ Beliau menjawab, ‘Berpegang teguhlah dengan jamaah muslimin, dan imam mereka (kelompok yang berpegang teguh dengan al-Haq).’ Aku bertanya, ‘Jika mereka tidak punya jama’ah dan tidak punya imam?’ Beliau menjawab, ‘Maka tinggalkan semua golongan itu, walaupun kamu harus menggigit akar pohon sampai kamu mati, sedangkan kamu berada dalam keadaan demikian.’ (HR. Bukhari).

33. Bila akhirat menjadi tujuan utama, urusan dunia pun menyertainya
‘Dan, barang siapa menjadikan akhirat keinginan (utamanya), niscaya Allah kumpulkan baginya urusan hidupnya dan dijadikan kekayaan didalam hatinya dan didatangkan kepadanya dunia bagaimanapun keadaanya (dengan tunduk).’(HR. Ibnu Majah).

34. Berlomba-lomba meninggikan bangunan
Dari Abu Hurairah r.a. ‘Tidak akan datang hari kiamat….hingga manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan’ (HR. Bukhari)

tinggi
Saat ini Burj Al Khalifa (Menara Khalifah) di Dubai menjadi bangunan tertinggi di dunia, tapi sebentar lagi akan digantikan oleh Burj Al Mamlakah (Menara Kerajaan) di Jeddah sebagai gedung tertinggi. Ini adalah diantara tanda-tanda mendekatnya waktu ke kiamat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s