Keributan pagi di bonbin Bandung


Di pagi minggu itu, saya sendirian di rumah. Setelah semua pekerjaaan rumah beres kuputuskan untuk jalan-jalan ke Kebon Binatang Bandung. Sudah lama sekali tidak jalan-jalan kesana, sudah lebih dari dua dasa warsa mungkin. Terakhir pada waktu kuliah dulu. Yah begitulah, sesuatu itu kalau ada di dekat kita jadi hal yang biasa saja, kurang diminati.

Dengan berselempangkan kamera saya menuju kesana, cukup dengan mengendarai angkot saja. Murah meriah dan tak perlu direpotkan oleh macet, tinggal duduk manis kan enak. Cukup 3000 rupiah saja sampailah di Bonbin. Suasana masih cukup sepi. Loket juga baru buka.  Saya pengunjung pertama yang mendatangi loket. Melihat saya sudah mendapat tiket, di belakang ramai pengunjung lain mulai mengantri.

Memasuki kompleks bonbin, suasana teduh di bawah pepohonan rindang menyapa. Memang banyak perubahan, terutama dalam hal pengelolaannya, jelas semakin baik dan semakin menyenangkan bagi pengunjung. Toilet umum ada di berbagai sudut kebon binatang. Lahan di bawah pepohonan rindang cocok untuk tempat piknik, membuka bekal yang dibawa dari rumah. Bagi yang tidak membawa bekal ada resto California Fried Chicken dan warung kecil lainnya. Arena bermain bagi anak-anak juga tersedia. Mulai dari ayunan hingga flying fox. Kebersihan cukup terjaga meskipun bau tak sedap tercium disana sini, bau kotoran hewan. Tapi tak mengapa, karena ini adalah bau alam.

Pengunjungpun dapat berinteraksi dengan beberapa jenis. Misalnya dengan ular sanca, burung merak, gajah dan unta. Ular sanca yang jinak, tidak keberatan untuk dipegang, dielus-elus maupun diajak foto bersama. Demikian juga burung merak. Burung merak yang cantik berwarna warni dengan ekor menjuntai layaknya gaun pengantin siap untuk diajak foto bersama layaknya selebritis. Gajah dan unta tunggangan siap untuk membawa pengunjung berkeliling di dalam satu lingkaran kecil. Lumayan untuk merasakan sensasi menunggang hewan-hewan yang cukup tinggi tersebut. Semua tentu dengan imbalan sejumlah uang tertentu. Kalau untuk berfoto dengan burung merak dan ular cukup seikhlasnya saja ke pawangnya.

Pagi itu saya mendengar suara meraung-raung. Ternyata datang dari kandang beruang hitam. Kandangnya sedang dibersihkan dan beruang-beruang yang ada disana sedang terkurung dalam selnya masing-masing. Beruang-beruang yang kelaparan itu menggeram karena melihat potongan-potongan daging yang telah disediakan buat jatah makan pagi mereka. Begitu pintu kandang dibuka, mereka langsung berhamburan menyerbu ke arah tumpukan daging. Tapi alih-alih memakannya mereka justru bermain-main dengan daging tersebut. Digosok-gosokkan ketubuh layaknya potongan sabun. Lucu sekali. Ada juga yang seolah tidak lapar, tidak peduli dengan daging tersebut. Tapi tak berapa lama kemudian mulai berkelahi berebut daging. Suara geramannya terdengar ke antero bonbin. Wah seru banget lihatnya… Tak lama kemudian daging yang tidak segar dan dikerumuni lalat itupun habis tandas. Dan menupun berganti dengan wortel dan sayuran lainnya. Hmmm baru tahu kalau beruang makan sayuran juga.. Setelah itu keadaan kandang kembali tenang.

Di ujung bagian belakang terdengar suara bersahut-sahutan memenuhi atmosfer bonbin. Sayapun kesana, ternyata suara itu berasal dari kompleks primata, suara siamang. Tapi yang paling berwarna warni adalah kompleks burung. Bermacam burung ada disini, mulai dari yang bersuara indah hingga yang berbulu indah. Sayapun banyak mengambil foto disini. Sedangkan dikompleks ular dan hewan buas kurang menarik untuk difoto karena terhalang oleh ruang kaca yang buram dan hewan-hewan tersebut rata-rata malas bergerak.

Berada di bonbin ternyata mengasyikkan. Lama juga lho saya disini, hingga tedengar azan dhuhur. Yang bikin betah adalah banyaknya pepohonan rindang sehingga terik mentari terhalang oleh rimbun dedaunan. Ini adalah salah satu kelebihan bonbin Bandung.—————-########———————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s